Posted on

1 : “The Man from The South”

Dalam episode perdana ini, diceritakan ada seorang perempuan bernama Saeki Ena dari kelas 2-1 yang diam-diam menyukai Sagara Sousuke dan berusaha menyatakan perasaannya melalui surat yang dia simpan di loker sepatu Sousuke. Karena Sousuke adalah seorang sersan yang baik dan selalu mengutamakan keselamatan serta kewaspadaan (meskipun waktunya tidak tepat), akhirnya dia meledakkan lokernya setelah menemukan sehelai rambut Saeki di lantai.

Setelah itu, Sousuke dipanggil ke ruang OSIS. Merasa bertanggung jawab, Chidori Kaname juga turut hadir di sana. Sousuke menjelaskan alasannya melakukan tindakan itu. Dia berasumsi bahwa bisa saja ada seorang teroris yang menaruh bom di loker sepatunya, maka dari itu dia meledakannya. Alasannya itu diterima oleh ketua OSIS. Mendengar hal ini, Kaname merasa jengkel karena alasan Sousuke tidak masuk akal. “Mana ada teroris yang mau menaruh bom di loker sepatu anak SMA?” begitu katanya.

Saat di kelas, Sousuke dan Kaname berusaha memecahkan isi potongan surat yang mereka temukan saat insiden ledakan itu. Lagi-lagi Sousuke berpendapat bahwa si penulis surat menaruh dendam terhadapnya dan ingin bertemu di belakang gymnasium sepulang sekolah. Kaname menyanggahnya dan mengatakan bahwa itu adalah surat cinta.

Saat pulang sekolah, Kaname dan temannya, Kyoko, bersembunyi di semak-semak di belakang gymnasium untuk melihat Saeki dan Sousuke. Namun, setelah menunggu hingga pukul 8 malam, Sousuke tidak kunjung datang. Tidak lama kemudian, sekelompok cowok menyeramkan menghampiri Saeki dan ingin mengganggunya. Kaname pun keluar dari tempat persembunyiannya dan berusaha menolong Saeki, tetapi cowok-cowok itu malah mengganggunya juga. Kaname tidak bisa berbuat apa-apa karena Kyoko sudah pulang. Lalu, secara mengejutkan, Sousuke keluar dari semak-semak dan menghajar sekelompok cowok itu hingga mereka kabur. Ternyata, Sousuke sudah bersembunyi di sana semenjak istirahat. Sousuke yang polos, mengacungkan senjatanya ke arah Saeki dan berkata bahwa dia bukanlah orang yang jahat. Merasa kecewa, Saeki pun lari sambil menangis.

The Best Part : di akhir cerita, Kaname menaruh bekal makan siang di loker sepatu¬† Sousuke dengan catatan,” Terima kasih telah menyelamatkan kami. Dari teroris.” Sousuke hanya tersenyum.

After Taste : ternyata Sousuke itu polos dan gak peka banget ya kalau soal cinta?

About extra-ordinary girl

Annyeong haseo! ^^ Ini adalah profil singkatku sebagai penulis blog ini.. Namaku Yuzy Fauzyah, biasa dipanggil Yuzy, Juje, atau Usi. Aku lahir di Bandung, 21 September 1993. Saat ini, aku bersekolah di SMA Negeri 24 Bandung kelas XII IPA 5. Bagi yang ingin mengenal lebih dekat, bisa add di : Facebook : yuzy_fauzyah@yahoo.com Plurk : yuzy_akajuje@yahoo.com Thanks for visiting! :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s